KIM Matapulu Info Raih Juara 1 Sekota Baubau
- Dec 10, 2024
- Dina Sulfia Hida
- BERITA
Baubau, – Komunitas Informasi Masyarakat (KIM) Matapulu Info dari Kelurahan Waborobo meraih penghargaan Juara 1 dalam ajang Lomba KIM Sekota Baubau yang diselenggarakan oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Baubau. Penyerahan penghargaan tersebut berlangsung pada Selasa, 10 Desember 2024, di Aula Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Baubau. Acara ini bersamaan dengan pembukaan kegiatan Sosialisasi Pengkategorian Informasi Publik dalam Rangka Publikasi Informasi Organisasi Perangkat Daerah melalui Website Resmi dan Media Lainnya di Lingkungan Pemerintah Kota Baubau.
Lomba ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kota Baubau untuk meningkatkan kualitas pengelolaan informasi publik di tingkat kelurahan. Penilaian dalam lomba ini berfokus pada kemampuan setiap KIM dalam menyampaikan informasi yang akurat, jelas, dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Hasil Lomba KIM Sekota Baubau:
- Juara 1: KIM Matapulu Info (Kelurahan Waborobo)
- Juara 2: KIM Kainawa Sukanayo (Kelurahan Sukanayo)
- Juara 3: KIM PJR (Kelurahan Kaesabu Baru)
Usai menerima penghargaan, Ketua KIM Matapulu Info, Ridwan Amsyah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas pencapaian ini. "Kami sangat bersyukur atas anugerah ini. Ke depan, kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas informasi yang kami sampaikan kepada masyarakat. Selain itu, kami juga akan bekerja sama dengan UMKM di sekitar untuk membantu mempromosikan produk-produk mereka agar lebih dikenal luas," ujar Ridwan.
Ridwan menambahkan bahwa ada beberapa produk UMKM di Kelurahan Waborobo yang sangat potensial untuk dipromosikan, seperti kerajinan Kampurui (kerajinan tangan khas daerah) dan Tempat Tisu buatan para pelaku usaha lokal. "UMKM di Waborobo memiliki banyak produk unggulan, seperti Kampurui dan Tempat Tisu, yang sangat perlu untuk dipromosikan. Kami akan membantu agar produk-produk ini mendapatkan perhatian lebih luas dan dapat meningkatkan perekonomian lokal," tambah Ridwan.