Sosialisasi Pencegahan Stunting di Kelurahan Waborobo Bersama Puskesmas

  • Oct 21, 2024
  • Munawir
  • KESEHATAN

 

Matapulu Info - Pemerintah Kelurahan Waborobo mengadakan sosialisasi bertema "Pencegahan Stunting" pada Senin, 21 Oktober 2024, bertempat di Aula Kantor Kelurahan Waborobo. Acara ini secara resmi dibuka oleh Camat Betoambari, Edward Sanjaya, S.STP., M.Si. Dalam sambutannya, Camat Betoambari menekankan pentingnya partisipasi aktif dari semua peserta agar informasi yang disampaikan dapat diteruskan secara utuh kepada masyarakat.

"Kepada seluruh peserta sosialisasi, harap mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh agar informasi yang diberikan nanti tidak terpotong-potong saat disampaikan kepada masyarakat," ujar Edward dalam sambutannya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk orang tua anak, kader posyandu, kader puskesmas, kader masyarakat, serta perangkat kelurahan (RT/RW) dari Kelurahan Waborobo. Kegiatan ini bertujuan untuk memutus rantai stunting sejak dini, mencakup tahapan remaja, pranikah, masa kehamilan, hingga periode setelah melahirkan.

Dalam penyampaian materi, Kepala UPTD Puskesmas Waborobo, Wa Ode Nuraini, S.K.M., menjelaskan bahwa pencegahan stunting dimulai sejak usia remaja, dengan pemberian suplemen penambah darah, serta memastikan pemberian gizi seimbang pada anak terutama dalam 1000 hari pertama kehidupan. Ia menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam penyebarluasan informasi ini.

"Pencegahan stunting harus dilakukan sejak remaja, dimulai dari pemberian suplemen penambah darah, hingga menjaga asupan gizi yang seimbang pada bayi selama 1000 hari pertama setelah kelahiran. Diharapkan para kader puskesmas dan tokoh masyarakat yang hadir dapat menyebarluaskan informasi penting ini kepada calon pengantin, ibu hamil, dan orang tua bayi," tutur Wa Ode Nuraini.

Sementara itu, Lurah Waborobo, Hariadi, A.Md., berharap agar para kader masyarakat, RT, dan RW dapat bekerja sama dalam mensosialisasikan program pencegahan stunting ini ke seluruh lapisan masyarakat. Dengan adanya sinergi antara perangkat kelurahan dan masyarakat, diharapkan pengetahuan dan kesadaran akan pentingnya pencegahan stunting dapat meningkat secara signifikan.

Sosialisasi ini diharapkan mampu menjadi langkah awal yang efektif dalam menurunkan angka stunting di wilayah Kelurahan Waborobo, sekaligus membangun generasi yang lebih sehat dan berkualitas di masa depan.